danujwa.com Menebar Ilmu Pengetahuan

danujwa.com
Title: Menebar Ilmu Pengetahuan
Keywords:
Description: Menebar Ilmu Pengetahuan Menebar Ilmu Pengetahuan Wednesday, March 2, 2016 Kisah Nyata Cerita Nyata Taubatnya Preman oleh Anak Kandungnya Sendiri Yang namanya hidayah siapa yang menyangka. Itu sudah m
danujwa.com is ranked 0 in the world (amongst the 40 million domains). A low-numbered rank means that this website gets lots of visitors. This site is relatively popular among users in the united states. It gets 50% of its traffic from the united states .This site is estimated to be worth $0. This site has a low Pagerank(0/10). It has 1 backlinks. danujwa.com has 43% seo score.

danujwa.com Information

Website / Domain: danujwa.com
Website IP Address: 173.194.198.214
Domain DNS Server: ns3.mysrsx.biz,ns2.mysrsx.net,ns1.mysrsx.com,ns4.mysrsx.org

danujwa.com Rank

Alexa Rank: 0
Google Page Rank: 0/10 (Google Pagerank Has Been Closed)

danujwa.com Traffic & Earnings

Purchase/Sale Value: $0
Daily Revenue: $0
Monthly Revenue $0
Yearly Revenue: $0
Daily Unique Visitors 0
Monthly Unique Visitors: 0
Yearly Unique Visitors: 0

danujwa.com WebSite Httpheader

StatusCode 200
Cache-Control private, max-age=0
Content-Type text/html; charset=UTF-8
Date Fri, 12 Aug 2016 17:00:59 GMT
Server GSE

danujwa.com Keywords accounting

Keyword Count Percentage

danujwa.com Traffic Sources Chart

danujwa.com Similar Website

Domain Site Title

danujwa.com Alexa Rank History Chart

danujwa.com aleax

danujwa.com Html To Plain Text

Menebar Ilmu Pengetahuan Menebar Ilmu Pengetahuan Wednesday, March 2, 2016 Kisah Nyata Cerita Nyata Taubatnya Preman oleh Anak Kandungnya Sendiri Yang namanya hidayah siapa yang menyangka. Itu sudah merupakan urusan bagi Allah SWT. Terkadang banyak di antara manusia yang hatinya buta. Menerima hidayah dari Sang Maha Pencipta terkadang dianggap mustahil. Ada perkataan bagus yang mungkin dapat direnungkan. "Apabila kalian menjadi guru, menginginkan anak didikmu berubah menjadi baik. Maka jangan sesekali memaksakan kehendaknya. Berusahalah semaksimal mungkin saja serta iringlah doa agar anak didikmu menjadi baik. Urusan berubah dan tidaknya, serahkanlah kepada Allah SWT. Urusan hidayah merupakan urusah mutlak darinya." Banyak cara manusia mendapatkan hidayah. Terkadang guru bukan hanya mereka yang mengajar. Kehidupan yang sehari-hari kadang dapat dijadikan guru tauladan yang menggugah hati. Seperti kisah yang dialami oleh bapak yang mempunya anak di bawah ini (Saya screenshoot-kan) Terjemahan Bebas : Saya mulanya preman. Yang namanya perkara penjara itu keluar masuk. Termasuk penjara Nusa Kambangan. Hidupku itu HITAM WAH HITAM KELAM. Badanku penuh tato. Temanku setan sama makhluk halus. Lanjutan ................. Temanku setan sama makhluk halus. Kejahatanku sebesar gunung, tidak terhitung. Setelah saya keluar penjara, anakku menyadarkan diriku. Nang sekolah, anakku ada acara latihan manasik haji. Setelah pulang dari manasik haji, anakku masuk kamar mengambil tabungan dari botol plastik, dibuka di hadapanku. Isinya uang recehan semua. Aku tanya, kenapa tabungannya dibuka. Jawabnya: "Uangnya buat bapak." Aku kemudian bertanya: "Emangnya adik mau minta apa?" Jawabnya: "Adik ingin bapak manasik haji ke Mekkah Terus dapat sholat bersama adik." Seketika itu aku gemetar seperti orang lumpuh, menangis di hadapan anakku sendiri. Sampai tidak kuatnya, aku sampai meneteskan air mata, kucium dan kupeluk anakku. Miris dan terharu dengan ucapan anakku. Dari kejadian itu aku perbaiki hidupku. Menjadi nelayan menjaring ikan, jualan keliling. Sampai akhirnya ikut proyek ke Arab, bisa ikut umrah dan haji di proyek. Wallahu a'lam bish-shawabi (Dan Allah Maha Tahu) Dengan tubuhku BERTATO aku bertaubat sadar. Aku berusaha memperbaiki hidupku. Diterima tidaknya itu urusan Allah. Aku hanya mau berusaha, memperbaiki diriku sendiri. Sesuai kemampuanku. TERIMA KASIH Yaa ALLAH lewat ucapan anakku, kau berikan hidayahMu. Subhanallah Allahu Akbar,,, sampai sampai dibaca berulang pastinya akan meneteskan air mata. Air mata ikut bahagia. Semoga dapat dijadikan inspirasi kehidupan, Aaamiin. Posted by Evi Anik Arumiyati at 8:41 PM 3 comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Tuesday, February 9, 2016 Pengertian Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif dalam Bahasa Indonesia 1. Pengertian Kalimat Aktif Kalimat aktif yaitu kalimat yang subyeknya (S) melakukan suatu pekerjaan, aktivitas atau perbuatan. Predikat (P) yang terdapat dalam kalimat aktif biasanya berawalan me-, ber-, atau kata kerja biasa. Berikut contoh kalimat aktif yang ada dalam Bahasa Indonesia: a. Hamidah membeli kucing. Hamidah = S (subyek) membeli = P (predikat) kucing = O (obyek) Catatan: Hamidah melakukan pekerjaan atau aktifitas yaitu membeli kucing. Kalimat tersebut menerangkan bahwa Hamidah melakukan perbuatan. b. Hartono memasak nasi. Hartono = S (subyek) memasak = P (predikat) nasi = O (obyek) Catatan: Kalimat di atas menerangkan bahwa subyek yaitu Hartono melakukan perbuatan membuat nasi menjadi matang atau memasak nasi. c. Messi menendang bola. Messi = S (subyek) menendang = P (predikat) bola = (obyek) Catatan: Kalimat di atas menerangkan bahwa Messi sebagai subyek melakukan perbuatan yaitu menendang bola. d. Abraham bermain kelereng. Abraham = S (subyek) bermain = P (predikat) kelereng = (obyek) Catatan: Kalimat di atas menerangkan bahwa Abraham sebagai subyek melakukan perbuatan atau aktifitas yaitu bermain kelereng. e. Ikan bergerak ke pantai. Ikan = S (subyek) bergerak = P (predikat) ke pantai = K (keterangan) Catatan: Kalimat diatas menerangkan ikan sebagai subyek melakukan aktifitas yaitu bergerak sehingga bisa disebut dengan kalimat aktif. 2. Pengertian Kalimat Pasif Kalimat pasif adalah kalimat yang subyeknya dikenai suatu kativitas, pekerjaan atau perbuatan. biasanya kalimat pasif predikatnya diawali dengan awalan di- (menunjukkan kesengajaan), dan awalan ter- (menunjukkan tidak kesengajaan). Berikut contoh kalimat pasif yang biasa dalam bahasa Indonesia: a. Kertas disobek Ami. kertas = subyek disobek = predikat Ami = obyek Catatan: kalimat di atas menerangkan bahwa subyek dikenai pekerjaan dengan sengaja yaitu disobek oleh pelaku yang menjadi obyek. b. Buku dibakar adik. buku = subyek dibakar = predikat adik = obyek Catatan: kalimat di atas menerangkan bahwa subyek dikenai pekerjaan atau aktifitas yang disengaja yaitu dibakar oleh pelaku yang menjadi obyek. c. Siswa dihukum guru. Siswa = subyek dihukum = predikat guru = obyek Catatan: kalimat di atas menerangkan bahwa subyek dikenai pekerjaan dengan sengaja yaitu dihukum oleh pelaku yang menjadi obyek. d. Roti termakan Toni. Roti = subyek termakan = predikat Toni = obyek Catatan: kalimat di atas menerangkan bahwa subyek dikenai pekerjaan namun tidak sengaja yaitu termakan oleh pelaku yang menjadi obyek. e. Hifzi tergusur ke bawah. Hifzi = subyek tergusur = predikat ke bawah = keterangan Catatan: kalimat di atas menerangkan bahwa subyek dikenai pekerjaan dengan tidak sengaja digusur oleh pelaku yang menjadi obyek. Posted by Evi Anik Arumiyati at 6:21 PM No comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Labels: Bahasa Indonesia Soal Bahasa Jawa Terbaru kelas X Semester Genap untuk SMK Bahasa jawa sejak tahun 2015 dijadikan muatan lokal wajib di Jawa Tengah, Jawa Timur serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Berikut soal-soal latihan bahasa Jawa untuk SMK kelas X semester genap. Semoga bermanfaat ya: 1. Para rawuh sedayanipun kakung sumawana putri. Kang dudu kalebu tegese sumawana yaiku: a. utawa b. kalihan c. dalah d. tuwin e. lan 2. "Wong Jawa kang ilang jawane" tegese yaiku: a. Wong kang kelairane ana ing jaban pulo Jawa b. Wong kang ngakoni menawa leluhure iku asli wong jawa c. Wong kang wis ora nganggep getihe seka jawa d. Wong kang wis ora kenal maneh karo wong jawa e. Wong kang wis ora mangerteni unggah-ungguh lan tata krama Jawa 3. Pakdhe yuswane wis seket taun. Adhiku .... lagi nembelas taun. Tembung kang pantes kanggo ngisi ceceg-ceceg ing dhuwur yaiku.... a. laire b. umure c. yuswane d. dinane e. dhuwure 4. Mbah putri ngendika : "Ali-alimu apik tenan, Mar!" Marsidah ....... : "Inggih mbah!" Tembung kang pantes kanggo ngisi ceceg-ceceg ing dhuwur yaiku .... a. omong b. matur c. ngendika d. mangsuli e. wangsulan 5. Paragraf kang ukara intine ana ing ngarep diarane paragraf .... a. deduktif b. induktif c. campuran d. argumentasi e. narasi 6. Raden Werkudara iku ksatriyane ana ing Jodhipati. Dedeg padege sangar, kukoh bakon. Duweni kaprigelan anggone nggunakake gada. Jeneng liyane yaiku Bima. Isih kadhang muda Arjuna. Nalika Werkudara isih mudha, dheweke seneng ngangsu kawruh ana ing akeh papan. Merga saking temene, dheweke dadi sekti mandraguna. Paragraf ing dhuwur miturut wujude kalebu paragraf .... a. argumentasi b. narasi c. persuasi d. deskripsi e. eksposisi 7. Paragraf kang isine cara gawe sega goreng kang enak diarani paragraf ... a. argumentasi b. eksposisi c. narasi d. persuasi e. deskripsi 8. Kang kalebu pawarta lisan yaiku .... a. tabloid b. majalah c. koran d. website e. radio 9. Sri pancen ayu, nalika mesem mesti untune katon miji timun. Kang kacetak miring kalebu .... a. pepindhan b. paribasan c. bebasa d. saloka e. sanepa 10. Ratih mesem kecut. Bijine mung entuk papat asile ulangan. Mbuh kok dheweke entuk biji semono. Mau bengi wis sinau nutuk. Nanging asile isih gawe kuciwa. Miturut teks ing dhuwur papan panggonane cerita yaiku ana ing ... a. rumah sakit b. kantin c. sekolah d. supermarket e. sawah ==== Bahasa jawa KTSP, Kurikulum 2006, Bahasa Jawa kelas X, Semester Genap Posted by Evi Anik Arumiyati at 4:26 PM No comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Saturday, February 6, 2016 PENGGUNAAN HURUF KAPITAL TERBARU DALAM BAHASA INDONESIA BAGIAN 2 Cara Menulis Huruf Kapital Bahasa Indonesia Artikel ini adalah lanjutan dari pembahasan huruf kapital bagian 1 nomor 1-8 9. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan suatu pangkat yang diikiti oleh penggunaan nama orang di depannya atau yang dipakai sebagai nama pengganti suatu instansi dengan menggunakan nama seseorang.Misalkan: Ia kemudian bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Laksamana Muda Udara Khoirul Mundzakir. Anak say amenikah dengan Profesor Sumpeno. 10. Huruf kapital tidak digunakan sebagai nama suatu pangkat atau unsur jabatan yang tidak diikuti oleh nama orang atau suatu isntansi. Misalkan: Saya baru saja bertemu dengan gubernur. Mereka semangat sekali mengkritik presiden. Kapan akan diadakan pertemuan dengan wakil gubernur? 11. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama dalam penulisan nama orang yang digunakan sebagai satuan ukuran atau nama jenis dalam dunia keilmuan. Misalkan: Tegangan listrik di rumahku 900 volt. Bapak membeli mesin diesel di toko mesin. Alat elektronik tersebut bertuliskan 5 ampere. 12. Huruf kapital digunakan untuk menulis nama geoografis yang diikuti oleh nama tempatnya. Misalkan: Asia Pasifik Selat Bali Samudra Hindia Gunung Merapi Jalan Ahmad Yani Jazirah Arab Terusan Suez Pegunungan Himalaya 13. Huruf kapital tidak digunakan dalam penulisan nama geografis yang tidak diikuti oleh nama tempatnya. Misalkan: Saya berlayar ke laut. Suami pergi ke sana dengan menyeberangi samudra. Jangan sesekali memancing di sungai itu. 14. Huruf kapital tidak digunakan sebagai nama geografis yang digunakan dalam penulisan nama jenis suatu barang. Misalkan: Ibu sedang membeli gula jawa. Nenek akan menggoreng pisang ambon. Saya membeli apel malang sepuluh kilogram. 15. Huruf kapital digunakan untuk menuliskan kata ulang yang digunakan sebagai nama badan atau organisasi. Misalkan: Perserikatan Bangsa-Bangsa ada di Amerika Serikat. Bapak sedang bekerja berada di Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial. Mereka sedang mengamandemen Undang-Undang Dasar. 16. Huruf kapital digunakan untuk menuliskan huruf pertama pada kata yang digunakan untuk menuliskan judul buku, karangan artikel, termasuk dalam penulisan kata ulangnya. Namun untuk kata di, ke, untuk, yang dan dari walaupun penggunaan untuk judul ditulis huruf bukan kapital. Misalkan: Kami membeli buku berjudul "Habis Gelap Terbitlah Terang". Dia setiap hari menjual koran "Kedaulatan Rakyat". Ia baru saja menyusun skripsi berjudul "Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia". 17. Huruf kapital digunakan untuk penulisan singkatan penulisan gelar, sapaan atau pangkat. Misalkan: Mereka menjumpai Prof. Sadikin di hotel. Saya dibimbing skripsi oleh Dr, Hermawan. Penjual bubut tersebut bernama H. Saminu. 18. Huruf kapital digunakan untuk menuliskan kata ganti Anda. Misalkan: Sudahkan Anda shalat? Lamaran Anda sudah diterima sekolah. Mengapa Anda memberikan hadiah kepadaku? Baca juga Penggunaan Huruf Kapital Bahasa Indonesia nomor 1-8 KLIK DISINI Posted by Evi Anik Arumiyati at 4:32 PM No comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Labels: Bahasa Indonesia HURUF KAPITAL DALAM BAHASA INDONESIA DAN PERATURAN PENGGUNAANNYA Penggunaan Huruf Kapital dalam bahasa Indonesia Penggunaan huruf kapital dalam bahasa Indonesia memiliki aturan-aturan. Ketika huruf-huruf diketik, maka akan ada huruf kapital dan bukan huruf kapital.Secara umum huruf kapital digunakan untuk penulisan judul, sub judul, nama Tuhan, nama orang, nama gelas dan masih banyak yang lainnya. Berikut akan dibahas satu persatu peraturan pemakaian huruf besar dalam berbahasa Indonesia. 1. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama dalam pembuatan kalimat. Misalnya: Paman membeli hape. Ibu memasak roti. Aku anak yang pandai. 2. Huruf kapital digunakan untuk penggunaan nama Tuhan dan nama pengganti atau nama yang berhubungan dengan nama Tuhan, kitab-kitab suci. Misal: Allah itu sangat kaya. Al-Qur'an adalah kitab suci agama Islam. Hanya kepadaMu lah aku menyembah. 3. Huruf kapital digunakan untuk menuliskan huruf pertama setiap kata pada nama orang. Misalkan: Lionel Messi sedang menendang bola. Sebelum menjadi pemain hebat, Yayuk Basuki berlatih sangat keras. Hengki Panjaitman sedang memberikan les kepada Teuku Nirmansyah Putra. 4. Huruf kapital digunakan untuk menuliskan nama bangsa, suku bangsa, serta bahasa. Misalkan: Indonesia terdiri dari suku Jawa, suku Sunda, suku Dayak, suku Batak dan suku-suku lainnya. Bahasa orang Jogja adalah bahasa Jawa. Bangsa Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai sosial. 5. Huruf kapital digunakan untuk menuliskan gelar kebangsawanan, gelar kehormatan, gelas keagamaan yang dalam penulisannya diikuti dengan nama orang. Misalkan: Ia menyaksikan Sultan Trenggono gugur dalam melawan penjajah. Kami adalah pengikut Nabi Muhammad SAW. Penjual bubur tersebut bernama Haji Abdul Kharim. 6. Huruf kapital tidak digunakan untuk menuliskan gelar kebangsawanan, gelar kehormatan, gelas keagamaan yang dalam penulisannya tidak diikuti dengan nama orang. Misalkan: Ayah saya baru saja mendapat gelar tumenggung. Ia mendapat gelar haji setelah pergi beribadah. Saya menolak adanya nabi palsu. 7. Huruf kapital digunakan untuk menulis nama hari, bulan, tahun, hari besar agama atau peristiwa bersejarah yang penting. Misalkan: Saya sedang bersilaturahmi pada bulan Syawal. Kakek saya meninggal pada bulan Januari. Hari Minggu aku ikut ayah ke kota naik delman istimewa. 8. Huruf kapital digunakan untuk penulisan huruf pertama pada kalimat petikan langsung. Misalkan: Saya bertanya,” Sudahkah kamu belajar hari ini?” Ibu memberi wejangan,” Jangan sesekali menyakiti hati perempuan, Nak!” Ibu guru berkata,” Ayo anak-anak segeralah selesaikan tugas hariannya, untuk mendapatkan nilai semester ini!” LANJUTKAN MEMBACA Posted by Evi Anik Arumiyati at 6:14 AM No comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Labels: Bahasa Indonesia Thursday, February 4, 2016 KERUSAKAN TANAH DAN CARA PENANGGULANNYA Kerusakan tanah dapat terjadi karena beberapa faktor. Ada yang disebabkan oleh faktor alam seperti abrasi dan erosi. Abrasi adalah pengikisan tanah karena kativitas air laut. Abrasi ini bisanya merusak tanah pada bibir-bibir pantai. Sementara erosi ialah pengikisan tanah karena adanya aktifitas air sungai sehingga mengalami pengikisan serta adanya kerusakan yang ditimbulkan. Lalu ada juga deflasi yaitu pengikisan tanah karena adanya aktifitas angin. Selain itu pula juga ada kerusakan tanah karena disebabkan karena adanya aktifitas manusia. Aktifitas tersebut dapat terjadi dalam dunia pertanian, kehutanan, serta aktifitas pertambangan. Maka dari itu www.danujwa.com akan mengulas beberapa penyebab kerusakan tanah. Pengolahan Tanah Pertanian Pengolahan tanah yang dilakukan untuk kegiatan pertanian dapat merusak struktur tanah. Hal ini juga dapat membuat bahan-bahan organik terkubur dalam sehingga tumbuhna tidak dapat menemukan makanan. Alat-alat berat yang digunakan dalam penggunaan pengolahan pertanian dapat mengakibatkan berkurangnya penyerapan air. Namun hal tersebut masih ada hal lain dalam dunia pertanian yang dapat merusak tanah. Penggunaan bahan kimia dalam dunia pertanian akhir-akhir ini sangat menakutkan. Bahan kimia yang digunakan dalam jangka panjang sangat merusak tanah. Penggunaannya dapat membunuh biota tanah yang sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah. Deforestasi dan Pertambangan di Hutan Deforestasi adalah pemanfaatan hutan untuk kebutuhan manusia. Hal tersebut dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya dalam bidang perumahan, pertambangan, pertanian dan bidang-bidang yang lain yang membutuhkan kayu atau bahan mineral yang ada di hutan. Selain banyak pepohonan yang ditebang, pemanfaatan untuk pertambangan juga mengakibatkan adanya kumbangan-kumbangan di hutan. Hilangnya pepohonan pada hutan mengakibatkan akar-akar mati. Akar-akar yang mati kemudian tidak mampu lagi menahan tanah. Apabila hujan air akan mudah terbawa oleh aliran air. Sehingga dipastikan hutan tanpa pepohonan akan menjadi gundul dan struktur tanah akan menjadi rusak. Tanah yang tidak ada pepohonannya juga mudah terbawa air sehingga terjadi pemindahan usur-unsur hara dan bahan organik Hilangnya vegetasi juga juga menyebabkan tingkat kelembapan tanah menurun sehingga tanah menjadi kering. Banyak cara untuk menanggulangi masalah di atas agar tanah menjadi tidak rusak yaitu: 1. Reboisasi atau penghijauan kembali Reboisasi yaitu pengijauan kembali hutan yang telah hilang banyak pohonnya. Dengan adanya pepohonan yang ada maka tanah menjadi lebih aman dari air hujan 2. Memperbaharui metode pertanian Penggunaan bahan kimia baiknya segera ditinggal diganti dengan bahan-bahan organik. Pembuatan terasering juga dapat membantu pengikisan tanah. Posted by Evi Anik Arumiyati at 10:04 PM No comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Labels: IPA JENIS TANAH DAN PENGERTIANNYA Jenis-jenis Tanah dan Pengertiannya Keberadaan tanah sangat berarti bagi kehidupan manusia. Adanya tanah memungkinkan manusia untuk melangsungkan kehidupan. Jenis-jenis tanah dimanfaatkan keberadaannya dapat dijadikan sesuai dengan sifat tanah tersebut. Ada yang untuk bertanam, industri, kerajinan dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya jenis-jenis tanah, akan dibahas pada tulisan di bawah ini. a. Tanah Entisol Tanah entisol adalah jenis tanah yang dalam pembetukannya berasal dari sendimen vulkanis serta campuran bahan kapur dan metamorf. Jenis tanah ini dapat dijumpai di Indonesia seperti di daerah NTT, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan dan Papua. b. Tanah Histosols Tanah histosol adalah tanah yang berasal dari pembusukan-pembusukan tanaman dan hewan sehingga dalam jangka tertentu membentuk tanah. Tanah ini dapat dijumpai di daerah yang banyak pepohonanny atau dekat dengan daerah aliran sungai. Tanah histosols disebut juga dengan tanah gambut. Banyak terdapat di daerah Indonesia yang masih banyak hutannya seperti Kalimantan. c.Tanah Inceptisols Tanah inceptisols adalah jenis tanah yang mengandung mineral dengan umur yang masih muda. Banyak ditemukan di daerah Papua, Kalimantan Timur serta Kalimantan Tengah. d. Tanah Verticols Tanah verticols adalah tanah yang mengandung mineral dengan warna abu kehitaman. Tanah jenis ini mengandung lempung yang kadarnya 30%. Jenis tanah ini banyak di daerah-daerah yang kering seperti NTT, Jawa timur, Jawa Tengah. e. Tanah Oxisols Tanah oxicols adalah jenis tanah tua yang mengalami proses pencucian sehingga kandungan zat hara menjadi lebih sedikit. Jenis tanah in imengandung banyak alumunium dan besi. Banyak ditemukan di daerah Sumatra Selatan, Papua, Jambi, Lampung. f. Tanah Andisols Tanah andisols adalah tanah yang berwarna hitam gelap yang terbentuk dari endapan-endapan dari aktivitas gunung berapi. Karena merupakan hasil dari aktivitas gunung merapi, maka jenis tanah ini banyak dijumpai di daerah gunung berapi dan sekitarnya. g. Tanah Mollisols Tanah mollisols adalah tanah yang mengandung banyak mineral serta tanah yang terbentuk dari bebatuan kapur. Tanah ini sangat banyak dengan kandungan bahan organik dan senyawa basa. h. Tanah Ultisols Tanah ultisol adalah tanah yang berwarna kuning kemerahan. Banyak terdapat di daerah-daerah yang kering. Banyak dijumpai di daerah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Papua. Posted by Evi Anik Arumiyati at 8:56 PM No comments: Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Labels: IPA Older Posts Home Subscribe to: Posts (Atom) About Me Evi Anik Arumiyati View my complete profile Blog Archive ▼ 2016 (16) ▼ March (1) Kisah Nyata Cerita Nyata Taubatnya Preman oleh Ana... ? February (13) ? January (2) Awesome Inc. template. Powered by Blogger.

danujwa.com Whois

Whois Server Version 2.0
Domain names in the .com and .net domains can now be registered
with many different competing registrars. Go to http://www.internic.net
for detailed information.
  Domain Name: DANUJWA.COM
  Registrar: CV. RUMAHWEB INDONESIA
  Sponsoring Registrar IANA ID: 1675
  Whois Server: whois.rumahweb.com
  Referral URL: http://www.rumahweb.com
  Name Server: NSID1.RUMAHWEB.COM
  Name Server: NSID2.RUMAHWEB.NET
  Name Server: NSID3.RUMAHWEB.BIZ
  Name Server: NSID4.RUMAHWEB.ORG
  Status: clientTransferProhibited https://icann.org/epp#clientTransferProhibited
  Updated Date: 01-feb-2016
  Creation Date: 31-jan-2016
  Expiration Date: 31-jan-2017
>>> Last update of whois database: Wed, 17 Aug 2016 22:07:04 GMT <<<
For more information on Whois status codes, please visit https://icann.org/epp
NOTICE: The expiration date displayed in this record is the date the
registrar's sponsorship of the domain name registration in the registry is
currently set to expire. This date does not necessarily reflect the expiration
date of the domain name registrant's agreement with the sponsoring
registrar. Users may consult the sponsoring registrar's Whois database to
view the registrar's reported date of expiration for this registration.
TERMS OF USE: You are not authorized to access or query our Whois
database through the use of electronic processes that are high-volume and
automated except as reasonably necessary to register domain names or
modify existing registrations; the Data in VeriSign Global Registry
Services' ("VeriSign") Whois database is provided by VeriSign for
information purposes only, and to assist persons in obtaining information
about or related to a domain name registration record. VeriSign does not
guarantee its accuracy. By submitting a Whois query, you agree to abide
by the following terms of use: You agree that you may use this Data only
for lawful purposes and that under no circumstances will you use this Data
to: (1) allow, enable, or otherwise support the transmission of mass
unsolicited, commercial advertising or solicitations via e-mail, telephone,
or facsimile; or (2) enable high volume, automated, electronic processes
that apply to VeriSign (or its computer systems). The compilation,
repackaging, dissemination or other use of this Data is expressly
prohibited without the prior written consent of VeriSign. You agree not to
use electronic processes that are automated and high-volume to access or
query the Whois database except as reasonably necessary to register
domain names or modify existing registrations. VeriSign reserves the right
to restrict your access to the Whois database in its sole discretion to ensure
operational stability. VeriSign may restrict or terminate your access to the
Whois database for failure to abide by these terms of use. VeriSign
reserves the right to modify these terms at any time.
The Registry database contains ONLY .COM, .NET, .EDU domains and
Registrars